SPBU Karang Tengah Disegel

TANGERANG,‭ ‬BP‭ –‬ Polisi menyegel mesin pompa bahan bakar minyak‭ (‬BBM‭) ‬milik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum‭ (‬SPBU‭) ‬No‭ ‬34-15136‭ ‬di Jalan Raden Fatah,‭ ‬Kecamatan Karang Tengah,‭ ‬Kota Tangerang,‭ ‬Jumat‭ (‬10/8‭)‬.‭ ‬Penyegelan dilakukan karena SPBU tersebut diduga terlibat penyelundupan ratusan liter solar bersubsidi.

Kanit Reksrim Polsek Ciledug,‭ ‬Iptu Arif Syaifudin mengatakan,‭ ‬penyegelan tersebut merupakan pengembangan dari penangkapan pelaku penyelundup solar bersubsidi yang menggunakan mobil modifikasi,‭ ‬beberapa waktu lalu.‭ “‬Setelah dikembangkan,‭ ‬ternyata pelaku kerap mengambil solar dari SPBU ini.‭ ‬Jadi kita segel salah satu mesin pompa solar,‭” ‬katanya.

Menurutnya,‭ ‬untuk pengembangan lebih lanjut,‭ ‬pihaknya akan memeriksa pengelola SPBU tersebut untuk menyelidiki apakah ada keterlibatan dengan pelaku.‭ ‬Ia menduga,‭ ‬penyelundupan solar ini digunakan untuk kebutuhan industri.‭ “‬Kita masih selidiki keterlibatan tersebut.‭ ‬Sementara kita segel karena melanggar Pasal‭ ‬55‭ ‬UU‭ ‬22/2001‭ ‬tentang‭ ‬Migas,‭” ‬tambah Arif.

Seperti diketahui,‭ ‬sebelumnya Petugas Polsek Ciledug menangkap dua orang pelaku yang coba menyelundupkan ratusan liter solar bersubsidi dalam sebuah kendaraan modifikasi jenis Panther,‭ ‬Jumat‭ (‬3/8‭) ‬lalu.‭ ‬Diduga kuat,‭ ‬solar itu akan dijualbelikan kepada pihak industri di‭ ‬kawasan tersebut.

Pengungkapan penyelundupan ini berawal dari kecurigaan petugas pada dua orang dalam mobil warna merah B‭ ‬1048‭ ‬NVE yang baru saja mengisi solar di SPBU bilangan Jalan Raden Fatah,‭ ‬Kecamatan Karang Tengah,‭ ‬Kota Tangerang.

Karena sangat mencurigakan,‭ ‬mobil Panther yang berjalan pelan akibat kelebihan muatan barang tersebut diberhentikan petugas.‭ ‬Kemudian dilakukan pemeriksaan secara seksama ke seluruh bagian mobil.

Saat dibuka bagasi belakang mobil,‭ ‬ternyata dugaan polisi terbukti.‭ ‬Di dalam mobil tersebut ditemukan dua buah tangki hasil modifikasi berukuran besar,‭ ‬berisi ratusan liter solar bersubsidi untuk rakyat,‭ ‬yang rencananya akan dijual ke kalangan industri dengan harga yang lebih tinggi.‭(‬K-AA/PANE/BNN‭)

Komentar