Mensos Rehab 100 Rumah di Kasemen
SERANG, BP - Hari ini, Sabtu (11/8) Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesai, Salim Segaf Aljufri akan mengunjungi Kota Serang, untuk merelisasikan program bedah kampung yang berlokasi di Kampung Lemahabang dan Sumberan, Kelurahan Warung Jaud, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Sebelum ke tempat acara bedah kampung, Mensos dijadwalkan terlebih dahulu akan mampir ke Kantor Redaksi BANTEN POS untuk melakukan kunjungan media.
Sedikitnya 100 rumah tidak layak huni milik Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) di Kota Serang akan diperbaiki dengan dana yang berasal dari APBN. Setiap rumah menerima Rp10 juta, dengan demikian dana yang digunakan mencapai Rp1 miliar.
Kepala Seksi Pemberdayaan Fakir Miskin, Harry Herawan kepada koran ini mengatakan, sejumlah rumah yang akan direhab tersebut berada di Kampung Lemah Abang sebanyak 60 rumah, dan Kampung Sumberan 40 rumah. “Kedua kampung tersebut berada di Desa Warung Jaud Kecamatan Kasemen Kota Serang,” ujarnya.
Dalam program tersebut, kata Harry, Dinsos Provinsi hanya koordinasi saja. Pasalnya program dari Kementerian Sosial itu langsung dengan Dinsos kabupaten/kota. Jadi secara keseluruhan dilakukan oleh Dinsos Kota Serang. “Karena ini program langsung kementerian dengan kabupaten/kota maka dengan Dinsos Provinsi Banten sifatnya hanya koordinasi saja,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang, Syamsuri Dahlan membenarkan rencana kedatangan Mensos RI tersebut. Menurutnya, kegiatan bedah kampung itu terdiri dari bedah rumah 100 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), perbaikan sarana dan parasarana lingkungan (Sarling), Kelompok Usaha Bersama (Kube), dan pembagian paket sembako untuk para lansia. Total anggaran untuk kegiatan bedah kampung tersebut Rp1,4 miliar.
Untuk satu rumah yang dibedah mendapat bantuan Rp10 juta. Empat paket program Sarling per paket Rp50 juta, bantuan Kube diberikan kepada 10 kelompok per kelompok 10 orang menerima Rp20 juta perkelompok. Program paket sembako untuk lansia Rp300 ribu perpaket dan diberikan kepada 200 lansia.
“Semua bantuan tersebut untuk orang yang berbeda, jadi tidak ada warga yang mendapat bantuan ganda, kecuali paket sembako untuk lansia. Pembukaan bedah kampung tersebut, semula akan dilaksanakan 10 Agustus, tapi karena bertepatan dengan ulang tahun Kota Serang, maka acara diundur satu hari,” kata Syamsuri, Jumat (10/8).
Syamsuri mengaku, Pemkot Serang juga menyediakan anggaran pendamping yang besarannya diserahkan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) masing-masing. Kegiatan yang sudah dilakukan adalah perbaikan jalan lingkungan yang dilakukan oleh Dinas Tata Kota (DTK).
“Bedah rumah ini juga untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong dalam masyarakat yang sudah hilang. Jadi dalam kegiatan tersebut akan melibatkan swadaya masyarakat,” ujar Syamsuri.
Terpisah, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinsos Kota Serang, Agus Muhammad Arif Djunaedi menuturkan, alasan mengapa Kelurahan Warungjaud yang dipilih, karena Kecamatan Kasemen merupakan kantong kemiskinan di Kota Serang. Salah satunya kemiskinan tersebar di Kelurahan Warung Jaud.
Agus menambahkan, faktor kemiskinan yang ada di Kelurahan Warung Jaud karena faktor pekerjaan. Penduduknya mayoritas bekerja sebagai buruh tani, tukang rongsokan, dan pekerjaan serabutan lainnya. Sehingga pendapatan yang diterima tidak bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari. Dengan adanya kegiatan bedah desa yang didalamnya ada Kube, diharapakan kesejahteraan bisa ditingkatkan.
“Alhmadulillah kegiatan bedah desa ini disambut baik oleh masyarakat Warungjaud, karena salah satu saratnya harus mendapat dukungan dari masyarakat. Kalau tidak, bisa dialihkan ke tempat lainnya,” ungkap Agus.
Sementara itu, berdasarkan rundown yang diterima BANTEN POS dari pihak Kemnensos, Menteri Salim Segaf Aljufri bertolak dari Jakarta ke Serang sekitar pukul 14.00, dan diagendakan tiba di Kantor Redaksi BANTEN POS sekitar pukul 15.30.
Setelah setengah jam melakukan pertemuan dengan Redaksi BANTON POS, Menteri dari PKS itu langsung menuju lokasi bendah rumah sekitar pukul 16.00. Pukul 16.30, Menteri Salim tiba di lokasi Bedah Rumah di Kleurahan Warung Jaud disambut Walikota Serang, Tb Haerul Jaman dilanjutkan dengan peninjauan likasi bedah rumah.
Pukul 17.00, acara seremoni dan penyerahan bantuan di lapangan SMP 20 Kampung Lebak, Kelurahan Warung Jaud. Dalam acara itu akan diisi sambutan dan laporan oleh Walikota Serang, Tb Haerul Jaman, dan ucapan selamat datang dari Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah. (FAN/APP/ZAL)




