Asrama‭ ‬Polres‭ ‬Serang‭ ‬Terbakar

SERANG,‭ ‬BP‭ ‬– Kepanikan menyeruak di Markas Kepolisian Resort‭ (‬Mapolres‭) ‬Serang,‭ ‬Jalan Ahmad Yani,‭ ‬Kota Serang,‭ ‬Jumat‭ (‬10/8‭)‬ sore.‭ Menyusul‭ ‬terjadinya‭ ‬kebakaran hebat yang melumat‭ ‬Blok A,‭ ‬Asrama aparat kepolisian yang lokasinya berdampingan dengan‭ ‬ruang tahanan dan‭ ‬gedung Satuan Reserse Kriminal‭ (‬Reskrim‭)‬,‭ ‬sekitar pukul‭ ‬16.15‭ ‬WIB,‭ ‬atau sesaat sebelum buka puasa.‭ ‬Tidak‭ ‬ada korban jiwa dalam‭ ‬peristiwa‭ ‬itu.

Namun,‭ ‬sedikitnya‭ ‬12‭ ‬pintu asrama peninggalan Belanda itu ludes dilumat si jago merah.‭ ‬Sementara,‭ ‬sedikitnya empat‭ ‬orang tahanan di evakuasi ke‭ ‬Ruang Tahanan‭ ‬Mapolsek Serang,‭ ‬akibat musibah itu.‭ ‬

Api‭ ‬berhasil dipadamkan sekitar pukul‭ ‬18.00,‭ ‬setelah didatangkan sebanyak empat unit Water Canon dari Polda Banten,‭ ‬dan‭ ‬tujuh unit mobil pemadam kebakaran.‭ ‬Hingga Jumat malam‭ ‬belum‭ ‬ada keterangan resmi dari‭ ‬Mapolres Serang terkait musibah itu.‭ ‬

Dugaan sementara tentang pemicu kebakaran pun masih simpang siur.‭ ‬Ada‭ ‬saksi mata yang mengungkapkan insiden itu gara-gara tabung gas meledak,‭ ‬ada juga yang mengatakan berasal dari petasan‭ ‬yang dimainkan anak-anak‭ ‬dan‭ ‬ada‭ ‬juga yang menduga peristiwa terjadi akibat korsleting arus pendek.‭

Pantauan‭ ‬BANTEN POS‭  ‬kemarin,‭ ‬peristiwa tersebut terjadi disaat sebagian besar penghuni berada di dalam asrama.‭ ‬Sebagaimana‭ ‬diungkapkan Lucky‭ (‬24‭)‬,‭ ‬anggota keluarga polisi setempat.‭ ‬Menurutnya,‭ ‬kejadiaan itu sangat cepat dan membuat seluruh penghuni kepanikan yang luar biasa.‭ ‬Bahkan‭ ‬mereka berhamburan ke luar asrama,‭ ‬tak lagi sempat menyelamatkan harta bendanya.‭ ‬

“Saya kaget dikasih tahu tetangga kalau ada kebakaran di sebelah rumah,‭ ‬terus buru buru keluar dan tidak sempat‭ ‬menyelamatkan‭ ‬barang barang.‭ ‬Cuma‭ ‬surat surat penting saja yang bisa diselamatkan‭”‬ kisahnya.

Lucky menduga,‭ ‬musibah‭ ‬itu‭ ‬berasal dari gas elpiji yang sedang masak‭ ‬untuk buka puasa.‭ ‬Kendati ia tak bisa memastikan penyebab yang terjadi.‭ ‬ “Kayanya dari gas elpiji,‭ ‬soalnya sempat juga terdengar ledakan‭”‬ katanya.

Sementara‭ ‬sejumlah‭ ‬penghuni asrama‭ ‬Blok A‭ ‬mengatakan,‭ ‬asal api‭ ‬itu‭ ‬diduga‭ ‬dari‭ ‬ujung bagian barat,‭ ‬ruang yang‭ ‬dihuni Briptu Jariman.‭ ‬Namun keterangan‭ ‬itu‭ ‬masih belum dapat dikonfirmasi karena petugas masih sibuk memadamkan api,‭ ‬dan puing-puing yang terbakar.‭ ‬

Karena dari dalam asrama banyak dipenuhi bahan-bahan yang mudah terbakar,‭ ‬api dengan cepat membakar seluruh bangunan asrama blok A yang diketahui sebagai cagar budaya peninggalan Belanda tersebut.

Kesedihan tampak menyelimuti wajah‭ ‬Brigadir Aprilia,‭ ‬salah seorang anggota Polwan yang seisinya ruangannya ludes terbakar.‭ ‬“Saya tidak dapat menyelamatkan seluruh barang-barang dari dalam.‭ ‬Yang saya selamatkan terlebih dahulu dokumen penting,‭”‬ ujar Brigadir Aprilia.‭

Kapolres Serang‭  ‬AKBP‭ ‬ Ady Suseno,‭ ‬dijumpai‭ ‬dilokasi kejadian‭ ‬mengaku belum mengetahui penyebab kebakaran yang lokasinya tepat di belakang Gedung Satuan Reskrim tersebut.‭

‬ Kapolres mengungkapkan,‭ ‬akibat musibah itu sedikitnya‭ ‬12‭ ‬kamar asrama‭ ‬yang ditempati anggota luluh lantah dengan tanah.‭ ‬Tak‭ ‬hanya itu,‭ ‬pihaknya juga terpaksa mengevakuasi empat orang tahanan.‭ ‬Lantaran‭ ‬ruang tahanan berada‭ ‬tepat disamping lokasi yang terbakar.‭

Ditanya‭ ‬tentang penyebab kebakaran,‭ ‬Kapolres mengaku belum‭ ‬bisa memastikan,‭ ‬karena masih dalam penyelidikan.‭ ‬Namun‭ ‬pihaknya menduga musibah itu terjadi akibat‭ ‬korsleting listrik di salah satu kamar asrama.

“Untuk saat ini,‭ ‬jumlah‭ ‬kerugian‭ ‬akibat musibah itu belum bisa diungkapkan.‭ ‬Karena‭ ‬masih menunggu hasil penyelidikan.‭ ‬Termasuk‭ ‬sebab-sebab kebakaran,‭ ‬masih diselidiki,‭”‬ tandas‭ ‬Kapolres.

Terkait para korban,‭ ‬lanjut Ady Suseno,‭ ‬untuk sementara diungsikan ke Masjid‭ ‬Nurul Hukam,‭ ‬Mapolres Serang.‭ ‬(CR-3/DAM‭)‬

Komentar