Kebutuhan Darah Segar Meningkat

RANGKASBITUNG, BP – Tingkat kebutuhan akan darah di Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD-PMI) Kabupaten Lebak menjelang Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini, diprediksi akan alami peningkatan sekitar 10 persen.

Untuk mengantisipasinya, pengurus UDD PMI Kabupaten Lebak menerapkan strategi stock darah selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri sekitar 40 hari yang diberlakukan mulai 20 Juli hingga 30 Agustus 2012.

“Dari prediksi distribusi untuk kebutuhan darah  dari semua golongan tahun 2012 ini  mencapai sekitar 1.182 unit, rata-rata naik sekitar 10 persen dibanding distribusi 2011 lalu yang hanya mencapai sekitar 1.075 unit,” kata Ketua Harian UDD PMI Lebak, dr Firman Rachmatullah, Minggu (15/7).

Namun kata dia, dari kemampuan UDD PMI Lebak dalam produksi darah selama bulan  Ramadhan dan jelang Idul Fitri tahun ini sebanyak 560 kantung. Berarti UDD PMI Lebak akan mengalami defisit untuk persediaan darah sebanyak 622 kantung dari target kebutuhan sebanyak 1.182 kantung.

“Untuk mengantisipasi terjadinya defisit persediaan darah pada Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini, UDD PMI Lebak terus melakukan upaya advokasi  dan jemput bola ke berbagai instansi, termasuk harus eksodus ke wilayah Jabodetabek. Apalagi, masuki puasa pendonor akan mengalami penurunan, sementara kebutuhan meningkat,” timpalnya.

Sementara itu Bagian Pelayanan UDD PMI Lebak, Ade Sunandar berharap semua pihak agar ikut membantu dalam pemebuhan kebutuhan darah di Kabupaten Lebak.

“PMI juga mengimbau kepada masyarakat agar terus aktif untuk mendonorkan darahnya. Termasuk bagi keluarga pasien yang membutuhkan darah agar bersedia menjadi donor keluarga atau donor pengganti, bila memang dimungkinkan,” kata Ade Sunandar.

Kata dia, selain masyarakat, peran pemerintah dan berbagai lembaga swasta yang telah menjalin kerja sama dengan PMI, juga diharapkan ikut membantu ketersediaan darah, termasuk  program gerakan donor darah bagi  siswa (Doras) bagi kalangan pelajar SMA/SMK dan MA.(RIS)

Komentar