Dahlan Ngantor Pakai Mobil Listrik

JAKARTA, BP-Menteri BUMN Dahlan Iskan hari ini berencana akan memakai mobil listrik sebagai kendaraan dinasnya. Mobil listrik itu merupakan karya aktivis Salman ITB, Dasep Ahmadi. Mantan CEO Jawa Pos Group itu menegaskan tentang kesiapannya menggunakan mobil buatan anak negeri itu pagi ini.

“Besok (hari ini, red) saya berangkat jam 07.00 WIB dari Depok (ke kantor),” ujar Dahlan usai menghadiri International Muslim Students Summit (IMSS) 2012 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Minggu (15/7). Mobil itu hingga kini belum diberi merek. Namun ia mengklaim mobil itu layak dipakai untuk kendaraan dinas para menteri.

Bahkan Dahlan akan mengusulkan kepada Presiden RI untuk mengeluarkan instruksi penggunaan mobil listrik bagi menteri sebagai kendaraan dinas. “Kendaraannya sudah dicoba dalam seminggu ini, baik jadi kendaraan dinas,” katanya.

Mobil tersebut menggunakan listrik untuk menjalankan mesin dan berbagai fasilitasnya. “Mobil yang saya pakai nanti sekali charger bisa menempuh 150 kilometer,” jelas mantan dirut PLN itu.

Sebelumnya, sepulang dari Australia Kamis (5/7) lalu, dirinya langsung menjajal mobil listrik karya Dasep Ahmadi di pabrik milik Dasep yang berada di wilayah Depok, Jawa Barat. “Mobilnya keren,” ujarnya, Jumat (6/7).

Dasep adalah salah satu dari lima perancang mobil listrik yang oleh Dahlan disebut Putra Petir. Menurut Dahlan, dalam kesempatan tersebut, dirinya sudah mencoba mengendarai mobil listrik di dalam area pabrik. “(Mobilnya) bagus, tidak ada bunyinya,” katanya.

Berbeda dengan mobil yang dijalankan dengan BBM, suara mesin mobil bertenaga listrik memang jauh lebih halus, bahkan seolah-olah tidak mengeluarkan bunyi. Dahlan menyebut, propotipe atau purwarupa mobil yang diujicobanya mirip dengan Toyota Avanza, namun sedikit lebih kecil.

Sebagai gambaran, Toyota Avanza memiliki dimensi panjang 4,120 meter (m), lebar 1,630 m, dan tinggi 1,695 m. Adapun mobil listrik kreasi Dasep memiliki dimensi panjang 3,450 m, lebar 1,490 m, dan tinggi 1,600 m.

Dahlan mengatakan, tiga mobil kreasi Dasep yang masing-masing berwarna hijau, hitam, dan putih, didesain mampu menempuh jarak hingga 150 kilometer untuk setiap pengisian battery. Ke depan, jarak tempuh ini masih bisa ditingkatkan hingga 300 kilometer. “Minggu depan, saya coba lagi,” ucapnya.

Lalu, apa nama mobil listrik tersebut? Menurut Dahlan, mobil listrik tersebut akan diberi nama sesuai kreatornya, yakni Ahmadi, dengan lambang huruf A. Penyebutan nama Ahmadi sebagai merek mobil sempat mengundang tawa wartawan. “Loh, kenapa, Suzuki itu kan juga nama orang,” ujarnya.

Menurut Dahlan, nama Ahmadi akan menjadi nama pabrikan, layaknya Toyota atau Suzuki. Nanti, di belakang nama Ahmadi akan ditambahi nama mereknya. “Nah, nama mereknya itu nanti kita tunggu rekomendasi dari presiden,” katanya.

Secara terpisah, Dasep Ahmadi mengakui, pada Kamis malam lalu, salah saltu prototype mobil listriknya yang berwarna hijau sudah dicoba oleh Dahlan Iskan. “Iya, Pak Dahlan mengendarainya di dalam pabrik,” ujarnya saat dihubungi Jawa Pos.

Menurut Dasep, dalam waktu dekat, proses ujicoba akan memasuki tahap test drive di jalan raya. Saat ini pihaknya tengah menunggu izin dari Polres Depok untuk test drive tersebut. “Mudah-mudahan minggu depan sudah bisa,” katanya.

Dasep menyebut, dirinya akan membuat tiga varian mobil listrik, yakni kelas Standar, Grand, dan Lux. Saat ini, prototype yang sudah siap adalah varian standar dengan fitur seperti power steering, global positioning system (GPS), hingga monitor dengan teknologi layar sentuh atau touch screen.(dtc/JPNN)

Komentar