Menjaga Peluang
JAKARTA, BP – Indonesia kembali membuka peluang untuk lolos dari babak penyisihan grup E Piala Asia U-22. Melalui sebuah permainan dominan yang diperagakan Hendra Bayaw dkk, Indonesia berhasil mengakhiri perlawanan ketat Makau dengan skor 2-1.
Menghadapi Makau, pelatih Indonesia melakukan perubahan dengan merotasi pemain. Kapten dan inspirator tim, Andik Vermansyah harus rela duduk di bangku cadangan untuk merelakan tempatnya diisi Fandi Eko Utomo.
Indonesia langsung memberikan tekanan kepada pertahanan Makau. Menit lima, sebuah tendangan keras Hendra Bayaw dari sisi kiri pertahanan Makau masih mampu dihalau oleh kiper Makau, Ho Main Fai.
Kebuntuan Indonesia akhirnya pecah di menit 24. Diawali sebuah akselerasi Hendra Bayaw di sisi kiri pertahanan lawan. Bayaw berhasil melepaskan sebuah tendangan akurat ke tiang jauh tanpa mampu dijangkau Ho Main Fi.
Bayaw kembali menjadi momok bagi pertahanan Makau. Menit 44 sebuah kerjasama antara Fandi dan Bayaw berhasil merobek gawang Ho Main Fai untuk mengakhiri babak pertama dengan skor 2-0.
Di babak kedua Indonesia tidak mengendurkan serangan meskipun telah berhasil unggul dua gol. Strategi umpan-umpan pendek cepat masih menjadi andalah penggawa Garuda.
Tak mampu menembus pertahanan Makau, Indonesia melakukan perubahan dengan menarik keluar Bima Ragil dan menggantinya dengan Andik Vermansyah pada menit 55.
Memainkan empat pemain bertipe menyerang. Serangan Indonesia semakin gencar ke pertahanan Makau. Sementara Alves Vinico dkk lebih sering bertahan di daerah sendiri dan sesekali melancarkan serangan balik.
Keasyikan menyerang, pertahanan Indonesia lengah. Melalui sebuah serangan balik pada menit 63, Pang Chi Hang berhasil lepas dari kawalan pemain Indonesia untuk memperkecil kedudukan menjadi 2-1.
Usai gol tersebut, Indonesia melakukan pergantian di posisi kiper, Ajisaka yang berbenturan dengan Pang Chi Hang sebelum terjadinya gol harus ditarik keluar untuk digantikan M. Ridwan.
Strategi serangan balik yang diterapkan Makau beberapa kali mampu memberikan ancaman ke pertahanan Indonesia. Sementara Indonesia masih gagal menembus pertahanan rapat Makau yang menumpuk 10 pemain di depan gawang. Di sisa pertandingan kedua tim bermain lebih agresif. Namun hingga pertandingan usai, skor 2-1 untuk keunggulan Indonesia tidak berubah.
Setelah mengalahkan Makau, Indonesia masih memiliki dua pertandingan sisa, yaitu melawan Jepang dan Singapura. Kemenangan di dua pertandingan itu akan memperlebar peluang skuad Merah Putih untuk berlaga di babak utama Piala Asia U-22.(ENK/NET)




