Wagub Sesalkan HANI Kurang Sosialisasi

SERANG, BP – Wakil Gubernur Banten, Rano Karno meminta semua pihak untuk terlibat dalam menyosialisasikan bahaya narkoba. Termasuk keterlibatan Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD).

Pasalnya, kata Rano, tak banyak media yang menyosialisasikannya. Bahkan momentum Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) yang diperingati pada Selasa (26/6) seperti luput dari perhatian.

“Seharusnya HANI tahun ini diisi dengan sosialisasi semua pihak terhadap bahaya narkoba. Saya tidak melihat atribut sosialisasi di berbagai tempat pada hari ini. Kalau hal itu dilakukan maka setidaknya pesan dapat sampai ke masyarakat,” ungkap Rano usai menghadiri peringatan HANI di Alun-alun Barat Kota Serang, Selasa (26/6).

Rano menjelaskan, meskipun penanggulangan narkoba merupakan kewenangan pusat, dan provinsi hanya sebagai pendamping dan pemberi dukungan, namun semua dinas harus terlibat dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat. “Dinas Pendidikan, Dishubkominfo, Dinas Kesehatan harus terlibat, minimal dalam memberikan sosialisasi,” ujar Rano.

Rano juga mengakui bahwa Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten infrastruktur di dalamnya masih kurang. Baik itu personel maupun sarana dan prasarana penunjang.

“Belum seimbang antara luas wilayah dengan jumlah personel pengawas, ini mungkin yang menjadi kendala dalam memberantas narkoba di Banten,” tutur dia.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Muhadi menambahkan, gubernur mendukung segala kegiatan yang dilakukan BNN Provinsi. Bahkan Provinsi Banten juga telah memberikan sarana dan prasarana kepada masyarakat agar jauh dari narkoba. “Pemerintah Provinsi Banten sudah memberikan ruang agar anak-anak kita tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba” ucap Sekda.(ZAL)

Komentar