Atlet Wushu Lebih Semangat Berlatih

SERANG, BP – Pemusatan latihan daerah (Pelatda) cabang olahraga (Cabor) Wushu dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII diprediksi akan lebih maksimal. Pasalnya mulai kemarin, Dimas Septian Cs sudah bisa menggunakan peralatan baru.

Diketahui, saat ini masing-masing atlet Wushu Banten yang lolos PON sebanyak tujuh atlet sudah mendapatkan peralatan masing-masing. Diantaranya sarung tangan tinju atau glof latihan, glof sparing, glof samsak, footshet, body protectif dan pelindung kepala.

Asisten pelatih Wushu Banten, Rio Rinaldo mengatakan, adanya peralatan baru ini diharapkan bisa memotivasi anak asuhnya untuk giat berlatih. Selama ini, katanya, Pengprov Wushu Banten hanya memiliki empat set peralatan, sehingga tujuh atlet PON harus bergantian menggunakan alat saat latihan.

Menurut Rio, kondisi tersebut sangat mengganggu latihan. Sehingga latihan selama ini terkadang tersendat-sendat. Tapi, katanya, untungnya saat ini semuanya sudah memiliki peralatan, dan latihan bisa dimaksimalkan.

Disinggung soal target, Rio menyampaikan, belum bisa berbicara banyak. Ia tidak ingin sesumbar. Yang penting, lanjutnya, pengurus WI Banten mencanangkan target untuk mencuri medali. Minimal satu keping emas harus mampu dibawa pulang.

Sementara itu menanggapi adanya peralatan baru, salah satu atlet PON Banten Dimas Septian mengaku lebih mantap menggunakan peralatan baru tersebut. Soalnya, bila dibandingkan peralatan yang lama, alat baru sudah memenuhi standar terbaru yang kini diterapkan Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI).
“Alat baru ini tampak lebih ramping ketimbang alat lama yang tebal. Tapi ini memang standar peralatan yang baru,” kata Dimas.(ARF)

Komentar