Panahan Banten Optimis Curi Medali

SERANG, BP – Kontingen panahan Banten optimis menghadapi kejuaraan panahan tingkat internasional bertajuk “Archery Surabaya Open” yang akan digeber di lapangan panahan KONI Surabaya, Jawa Timur, pada 25-30 Juni mendatang. Dwi Ananta Cs. yakin mampu melakukan yang terbaik dan mencuri medali di ajang itu.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (Pengprov Perpani) Banten Zeka Bachdi. Kata dia, awalnya, ia juga tidak yakin pemanah Banten mampu mendulang medali. Soalnya, ajang tersebut, levelnya internasional. Pemanah dari Singapura dan Malaysia dipastikan ikut serta.

Kata Zeka, ia awalnya sedikit pesimis. Namun, setelah melihat hasil tes scoring terakhir pada Kamis (21/6), Zeka melihat ada secercah harapan baru. Pasalnya, dua pemanah Banten, yaitu Risda Amalia di nomor compound putri dan Dwi Ananta di kategori ronde nasional, kembali mengalami peningkatan hasil rambahan.

Untuk Risda Amalia, catatan rambahan terakhir yang dicapai yaitu 1.130 poin, kini sudah mencapai 1.270. Sedangkan untuk Dwi Ananta, dari rambahan 891 poin, kini meningkat jadi 938. “Ini sunggguh luar biasa. Makanya saya sangat optimis di kejuaraan tersebut,” papar Zeka kepada BANTEN POS, Kamis (21/6).

Tapi, Zeka mengungkapkan, target yang dimaksud, bukan mendulang keping emas. Bila emas, itu sangat berat. Soalnya, berkaca kembali dengan pemanah yang ikut serta, kemampuannya di atas pemanah Banten.

Tapi mudah-mudahan, Zeka berharap, medali lainnya seperti perak atau perunggu, siapa tahu bisa “disegel” pemanah Banten. Namun, ia tetap tidak akan membebani target kepada pemanah Banten. Apapun hasil nantinya, tidak akan dipermasalahan.

Yang penting mereka sudah berusaha semaksimal mungkin dan yang jelas, peta kekuatan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII, di Riau nanti, sudah bisa terbaca. “Tujuan utama ikut kejuaraan ini kan untuk meningkatkan kualitas agar di PON nanti mampu berprestasi,” ucapnya.

Sementara itu, Manajer Panahan Banten, Hilman Taim mengungkapkan, dari tes scoring kemarin, terlihat pemanah Banten siap mengikuti Archery Surabaya Open. Tidak hanya hasil rambahan saja yang meningkat. Baik teknik dan mental mereka juga jauh membaik.

Hilman membeberkan, ini modal awal yang cukup baik untuk bertarung di Surabaya nanti. Mudah-mudahan, Dwi Ananta, Rela Nusa Pratiwi dan Risda Amalia mampu menunjukkan tajinya.(Arf)

Komentar