Panser Perkasa, Matador Kuat
TIMNAS Jerman berhasil menjadi satu-satunya tim yang lolos sempurna ke babak permepat final EURO 2012. Tiga kemenangan atas Portugal, Belanda dan Denmark menempatkan der panzer sebagai tim paling perkasa di pagelaran ini. Tetapi, juara bertahan Spanyol menjadi tim kuat yang difavoritkan mempertahankan gelarnya.
Jerman berhasil meraih poin sempurna, sembilan, setelah mengalahkan Portugal 1-0, Belanda 2-1 dan Denmark 2-1. Keberhasilan Jerman meraih nilai sempurna, merupakan pencapaian terbaik Jerman selama keikutsertannya di Piala Eropa.
Hal itu terlihat menakjubkan meskipun sebenarnya tidak begitu meyakinkan seperti kedengarannya. “Kami tiga kali menang, tiga kali menang tipis, dan tiga kali pula harus gemetaran,” ujar Ketua Federasi Sepak Bola Jerman Wolfgang Niersbach.
Pada pertandingan melawan Denmark, pendukung Jerman memang sempat waswas tatkala tim “Dinamit” Denmark berhasil menyamakan angka 1-1 dan pada saat bersamaan Portugal menundukkan Belanda 2-1.
Kalau saja ada satu gol lagi, Denmark akan menyingkirkan mereka dari babak delapan besar. Untungnya, pemain Jerman tetap tenang dan Lars Bender dapat menghilangkan kegelisahan dengan mencetak gol penentu pada menit ke-80, untuk mengambil tiket bertemu juara 2004, Yunani, di babak knock out.
“Kami harus meningkatkan serangan. Setelah menjalani tiga pertandingan sulit, kami mestinya dapat lebih fokus mempersiapkan pertandingan selanjutnya,” kata pelatih Jerman Joachim Loew.
Loew menyadari, saat ini timnya menjadi salah satu favorit yang diunggulkan meriah trofi Piala Eropa tahun ini. Namun, mereka menilai Spanyol sebagai tim terkuat dan paling layak diunggulkan ketimbang tim Deutchland.
“Sulit untuk mengatakannya. Favorit turnamen kali ini adalah Spanyol karena mereka menjuarai Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010. Tapi kami memiliki tim berkualitas. Saya rasa tidak banyak tim yang main dengan level tinggi dan kami adalah salah satunya,” tukasnya.
Seperti halnya Loew, Presiden UEFA, Michel Platini juga menjagokan Spanyol bakal melangkah hingga final Piala Eropa 2012. Presiden UEFA itu juga menyanjung permainan La Furia Roja, yang disebutnya berhasil membuat bola kelelahan. “Dua tim ini (Spanyol dan Jerman) adalah dua favorit untuk masuk final,” sahut Platini seperti diberitakan Marca.
Platini, menjagokan anak didik Vincente Del Bosque bisa masuk final dan menghadapi Jerman. Platini secara pribadi mengakui permainan Spanyol merupakan salah satu yang terbaik saat ini. Dengan terus mengalirkan bola melalui umpan pendek dari kaki ke kaki, Platini berseloroh kalau pemain Spanyol tak akan pernah merasa kelelahan. Justru bolanya yang akan merasa lelah karena terus diputar-putar ke seluruh wilayah lapangan.
“Untuk sementara waktu saat ini, Spanyol punya gaya permainan yang sangat baik, sebuah gaya yang memungkinkan pemain mereka terhindar dari lelah. Mereka tak punya masalah dengan hal itu, karena bolanya lah yang menyusuri lapangan, bukan mereka. Jadi bolanya lah yang lelah, bukan mereka,” lanjut legenda sepakbola Prancis itu.
Namun, sebelum kedua tim bertemu di babak final, sejumlah ujian harus mereka lalui terlebih dahulu. Di babak perempat final, Jerman harus melewati tim underdog yang secara mengejutkan mengusir Rusia dari turnamen, Yunani. Sementara Spanyol masih menunggu lawan dari hasil pertandingan terakhir grup D yang bertanding dinihari tadi.(enk)




