Biliar Banten Meroket di Level Nasional
SERANG, BP – Prestasi atlet biliar Banten semakin meroket di kancah nasional. Pada kejuaraan biliar bertajuk “Green Garden” yang berakhir di Jakarta, pada Selasa (12/6), pebiliar Banten mampu menyabet satu medali.
Satu keping perak mampu disumbangkan skuad anyar pemusatan latihan daerah (pelatda) Banten, Hendro. Di ajang tersebut Hendro, pebiliar Banten yang akan diturunkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau, September nanti, gagal meraih emas setelah kalah atas Iwan Saya, pebiliar asal Provinsi Nagroe Aceh Darussalam (NAD) di partai final.
Manajer Biliar Banten Natalia Soares mengaku terkejut. Soalnya, Hendro bermain dengan kondisi yang tidak fit. Ia kurang sehat lantaran kecapean mengikuti tes fisik yang dilaksanakan KONI Banten, pada Senin (11/6). Jadi, ia tidak memprediksi mampu meraih medali ataupun bisa melaju sampai ke babak final.
“Makanya ini hasil yang luar biasa bagi saya dan pengurus biliar lainnya,” papar Soares kepada BANTEN POS, Rabu (13/6).
Selain itu, hasil ini memperlihatkan bahwa Hendro memang layak masuk skuad PON Banten. Pengurus tidak salah mengantikan Adhi Braja Falachi dengan dirinya. Hanya dalam hitungan bulan, prestasinya mampu melejit drastis.
Sedangkan prestasi pebiliar Banten lainnya, yakni, Sofyan Hadi, hanya mampu menembus babak delapan besar. Meski demikian, Soares menyatakan, dengan hasil ini, membuat dirinya semakin optimis menatap pelaksanaan PON XVIII.
Ia yakin, dengan kemampuan yang terus meroket dan digembleng dengan pembinaan yang intensif, prestasi biliar Banten, akan melampaui torehan saat PON XVII di Kalimantan Timur (Kaltim) 2008 lalu, dimana mampu membawa pulang satu keping emas. “Tapi saya tidak ingin terlalu bermimpi. Yang penting satu emas harus kita amankan dulu,” ucapnya.
Hal senada disampaikan Sekretaris Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pengprov POBSI) Banten Sohari. Menurut dia, kekuatan pebiliar Banten, tidak bisa dipandang sebelah mata lagi.
Pada kejuaraan lainnya, di kejuaraan Kartini Cup, pebiliar wanita Banten, Putrini Sianturi, mampu menembus babak delapan besar. “Saya yakin, PON kali ini jadi ajang pembuktian diri pebiliar kita,” kata Sohari. (ARF)




