Lapangan Dikritik, Tuan Rumah Membela Diri
GDANSK, BP – Komplain Spanyol mengenai rumput dan kondisi lapangan di PGE Arena di Gdansk mendapat respon dari Federasi Sepakbola Polandia. Menurut presiden federasi Grzegorz Lato, komplain yang ada tidak berdasar.
“Alasan saja! Ketinggian rumput dalam kondisi yang sempurna,” sanggah Lato, peraih Sepatu Emas di Piala Dunia 1974, kepada stasiun radio TOK FM.
Kondisi rumput di PGE Arena memang mendapat kritikan dari tim Spanyol setelah laga melawan Italia yang berakhir imbang 1-1 dinihari tadi. Andres Iniesta dan Vicente Del Bosque menilai kondisi lapangan terlalu kering. Media Spanyol juga menulis rumput terlalu lebat dan panjang, yang mana seharusnya dipangkas.
Untuk kondisi lapangan yang kering, Lato menilai ada beragam permintaan dari tim yang berlaga. Masalahnya adalah sebelum pertandingan lapangan biasanya disiram air. Tapi hal itu harus disepakati oleh kedua tim yang akan bermain.
“Tim Spanyol ingin disiram, sementara Italia tidak setuju. Jika tidak ada kesepakatan, tak ada bedanya jika di Barcelona dan Real Madrid, mereka mengairi lapangan dua jam sebelum pertandingan,” jelasnya.
Pihak UEFA juga memiliki regulasi untuk menyetujui permintaan tim yang ingin membuat lapangan lebih basah, tapi masih dalam standar tidak sampai merusak lapangan. Karena itulah menyiram lapangan dihentikan 75 menit sebelum kickoff setelah mendapat saran dari petugas perawat lapangan.(GID)




