Pukul Irlandia, Kroasia Pimpin Grup C
POZNAN, BP – Kroasia gemilang. Di saat Spanyol dan Italia hanya bisa berbagi angka setelah bermain seri 1-1, pasukan Slaven Bilic melaju mulus meraup poin sempurna dengan melibas Irlandia 3-1, Senin (11/6) dinihari, dalam laga kedua di Grup C Euro 2012.
Dengan penuh percaya diri, Kroasia langsung mendobrak pertahanan Irlandia di awal-awal paruh pertama. Hasilnya, pertandingan baru berusia dua menit, gawang Irlandia sudah dibobol oleh Mario Mandzukic. Gol bermula ketika Darijo Srna mengirimkan umpan silang di sisi kanan kepada Mandzukic. Sang gelandang yang tak mendapatkan kawalan ketat menanduk bola dan gol.
Irlandia pun tak bergeming. Di menit 19 sundulan Sean St Ledger memanfaatkan umpan free-kick dari Aiden McGeady tak kuasa diredam kiper Stipe Pletikosa.
Tersentak, Kroasia coba kembali membangun serangan. Hasilnya, dua menit sebelum turun minum, Kroasia memperlebar jakar melalui Jelavic. Sepakannya dari jarak enam meter tak mampu dibendung Given. Skor 2-1 untuk Kroasia bertahan sampai peluit babak pertama rampung.
Memasuki interval kedua, Kroasia semakin di atas angin. Mandzukic kembali mencatatkan namanya di papan skor. Baru tiga menit setelah wasit meniup kick-off paruh kedua, Kroasia langsung tancap gas. Tandukan Mandzukic mengarah ke pojok gawang Irlandia setelah sebelumnya bola mengenai tiang, lalu membentur badan Given sendiri.
Dalam keadaan tertinggal defisit dua gol, Irlandia terus berusaha untuk setidaknya memperkecil keadaan. Namun, gol kedua Mandzukic menjadi gol terakhir pada pertandingan ini dan menutup laga dengan skor 3-1.
Melihat kerja keras timnya, pelatih Kroasia, Slaven Bilic mengaku sangat senang. Dia menilai pasukannya memiliki karakter yang sangat kuat. Sekalipun sudah unggul tetapi mereka tak puas begitu saja.
Luka Modric dkk masih terus berjuang untuk mengubah skor menjaid lebih besar. Bilic menambahkan kalau timnya pantas mendapatkan kemenangan ini. Timnya memang jauh lebih baik jika dibandingkan dengan Irlandia.
“Kami tahu kalau kami lebih baik dari mereka dan kami memang layak mendapatkan kemenangan ini. Saya senang dengan apa yang sudah tim ini lakukan. Namun perlu diingat, pertandingan belum selesai. Mereka harus tampil lebih baik lagi menghadapi Italia dan Spanyol.” tegas Bilic.
Sementara, pelatih Irlandia, Giovani Trappatoni menyesalkan terjadinya gol kedua Kroasia di penghujung babak pertama. Menurutnya, gol itu berbau offside.
“Gol Jelavic membuat kami drop. Saya sendiri sangat tidak setuju dengan keputusan wasit. Namun kami tidak bisa berbuat apa-apa. Pada akhirnya kami terus ditekan dan kalah 3-1,” ungkap Trapattoni dilansir RTE Sport.
Sekarang yang harus dilakukan Irlandia adalah meningkatkan permainannya. Menghadapi Spanyol akan sangat sulit. Tetapi Trapattoni tetap yakin kalau timnya bisa menang atas La Furia Roja. Pasalnya pada kompetisi besar seperti ini akan ada begitu banyak kejutan.
“Dalam kompetisi seperti ini ada banyak kejutan. Saya sangat percaya itu. Mungkin saja kami yang akan memberikan kejutan di sini dengan mengalahkan Spanyol dan Italia,” ujar mantan pelatih timnas Italia itu.(ENK/GID)




