Dewan Sibuk Bahas Pelesiran Pansus

CILEGON, BP – Anggota DPRD Kota Cilegon saat ini sedang sibuk-sibuknya mengagendakan kunjungan kerja ke berbagai daerah. Bahkan pada Senin (11/6), siang kemarin beberapa anggota dewan sibuk membahas tujuan kemana mereka pelesiran. Untuk menentukan daerah tujuan pelesiran para wakil rakyat ini tak malu-malu melakukan perdebatan.

Hal ini terungkap pada saat Rapat Panitia Khusus (Pansus) Raperda Pajak Hiburan dan Raperda Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Cilegon di Ruang Rapat DPRD setempat, kemarin.

Dalam rapat yang dihadiri beberapa anggota diantaranya FGolkar, FPAN, FPKS, FPPP, FDemokrat, FPDIP dan FPKN, saling berselisih pendapat kemana tujuan wilayah kunker mereka. Kota tujuan yang diperdebatkan Bogor, Cianjur dan Bandung.

Karena ada tiga wilayah yang diusulkan, akhirnya keputusan melalui voting dengan berdasarkan suara terbanyak. Terpilihlah Kota Bandung sebagai tujuan kunker.

“Kita akan melaksanakan kunker ke Bandung pada 18 hingga 19 Juni 2012 mendatang. Disana kita akan membahas Raperda tentang Pajak Hiburan bukan plesiran,” kata Ketua Pansus Raperda Pajak Hiburan, M Yusuf Amin kepada sejumlah wartawan.

Menurut Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan itu, Raperda Pajak Hiburan bisa dibahas meski Raperda Revisi Penyelenggaraan hiburan belum selesai dikerjakan pihak eksekutif, karena belum ada kajian teknis akademis. “Kita tunggu sambil berjalan Raperda perizinannya,” kata Yusuf panggilan akrabnya.

Sementara itu, Ketua Pansus PBB, Rahmatullah mengatakan, pihaknya bakal menggelar Pansus pada 26 hingga 27 Juni 2012 mendatang. Sebelum melaksanakan kunker, pihaknya terlebih dahulu akan mengadakan rapat internal dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, guna membahas raperda yang menjadi tanggung jawabnya.

Selain SKPD, lanjutnya, pihaknya juga bakal mengundang lurah dan camat seluruh Kota Cilegon dalam hearing tersebut. Hal itu dilakukan agar diketahui semua pihak. “Biar semuanya tahu, ini kan demi percepatan pembangunan Kota Cilegon,” kata Politisi dari Fraksi Golkar itu.(MAN)

Komentar