Dikritik, WC Gedung DPRD Banten Akhirnya Diperbaiki

SERANG, BP – Aroma bau pesing yang beberapa pekan terakhir menyeruak dari Water Closet (WC) gedung DPRD Provinsi Banten sekarang tak tercium lagi. Pasalnya, air untuk kebutuhan WC tersebut sudah lancar kembali. Bahkan, dari pantauan BANTEN POS, tulisan “Maaf Tidak Ada Air Coy, Bangkrut” yang menempel di punggung kursi di depan WC, sudah tidak terlihat lagi.

Tidak ada yang tahu pasti pukul berapa tepatnya WC tersebut dibetulkan. Beberapa staf dewan hanya memberitahukan air di WC sudah lancar kembali.
“Sudah lancar mas sekarang mah. Airnya juga sudah ngalir lagi,” ungkap Ardi, salah satu staf di omisi IV DPRD Banten, yang berada tepat di depan lorong menuju WC di lantai II.

Ardi juga mengatakan tidak tahu pasti jam berapa tempat buang hajat tersebut dibetulkan. Pasalnya, saat ia datang air sudah mengalir lancar dan WC juga dalam keadaan bersih.

“Yang di lantai dua sudah bagus semua, tinggal di lantai I ada yang masih belum dapat digunakan. Tapi masih mending lah, daripada harus bawa air di botol atau nyari-nyari WC ke luar,” ungkap dia.

Senada juga diungkapkan Yusuf Abdillah, salah satu tamu yang berkunjung ke gedung Dewan. Tidak seperti pekan lalu, usai bertemu salah satu anggota Dewan ia harus menahan buang hajat karena tak satu pun WC yang bisa digunakan.

Yusuf juga menyayangkan beberapa bagian gedung yang rusak atau plafonnya ambrol, tapi belum diperbaiki. Tak hanya itu, saat hujan datang, seluruh lantai gedung DPRD Banten di beberapa tempat di penuhi genangan air dari langit-langit yang bocor. “Sangat kelihatan kalau gedung ini tidak pernah dirawat,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Banten, Aeng Haerudin saat diminta tanggapannya oleh BANTEN POS terkait jumlah anggaran yang digunakan untuk perawatan, menjawab tidak tahu. Namun ia mengakui bahwa jumlah anggarannya terbilang cukup besar untuk perawatan gedung selama satu tahun.

“Untuk perawatan dan kebersihan gedung sudah ditenderkan ke pihak ketiga. Jumlah pastinya saya tidak tahu persis itu ranahnya eksekutif. Coba tanya saja ke Sekwan,” ungkapnya.

Sama seperti sebelumnya, Sekretaris Dewan, Dadi Rustandi belum dapat dikonfirmasi. Saat didatangi ke ruangannya, ia sedang tidak berada di tempat. Sementara telfon genggamnya dalam keadaan tidak aktif. Kepala Bagian Umum di Sekretariat DPRD Banten, Rasim juga masih belum dapat diminta tanggapannya karena masih melaksanakan umroh.

Diberitakan sebelumnya, sudah beberapa pekan sebagian besar WC di gedung DPRD Banten tidak berfungsi. Selain rusak, keberadaan toilet di gedung wakil rakyat itu juga tak dialiri air. Akibatnya, aroma bau pesing menyeruak dari kamar tempat buang hajat tersebut.(ZAL)

Komentar