Kesiangan, Razia PKL Tidak Optimal

SERANG, BP – Tindakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Serang untuk menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di wilayahnya, gagal berbuah maksimal. Penyebabnya, para petugas Satpol PP kesiangan mendatangi lokasi operasi penertiban yang dilakukan Rabu (30/5), kemarin.

Operasi yang dilakukan kemarin, digelar mulai dari Alun-alun Kota Serang, kemudian menuju Royal dan berakhir di Pasar Lama. Namun, karena operasi baru dimulai pada pukul 10.00, lokasi itu sudah banyak ditinggalkan oleh para pedagang yang biasa berjualan sejak pagi hari.

Tak ayal, keterlambatan itu ditanggapi miring oleh warga yang menyaksikan jalannnya penertiban. Idad (31), warga Cimunncang menganggap tindakan Pol-PP tidak bisa membuat para pedagang jera, karena dilakukan pada waktu-waktu yang kurang tepat.

“Razia yang dilakukan Satpol PP Kota Serang terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) di kota serang dianggap tidak tegas dan lamban,” tandas Idad kepada BANTEN POS di kawasan Pasar Lama.

Seorang pedagang di Pasar lama, Misnan (27), mengaku tak jera untuk berjualan di Pasar lama. Meski sudah sering dirajia, ia menyatakan sudah terbiasa menghadapi Satpol PP. Lagipula, setelah razia biasanya Satpol PP tidak melakukan pengawasan lagi, sehingga para pedagang bisa kembali berjualan di lokasi itu.

Kasi Operasi dan Pengendalian Kota Serang Misri pun mengakui bahwa Razia PKL yang kemarin digelar kurang efektif karena kesiangan. Kondisi itu membuat sebagian besar pedagang di pasar lama sudah pulang.

“Penertiban hari ini memang tidak berjalan maksimal, karena kami dating terlambat,” kata Misri.
Misri menambahkan, operasi yang sempat diwarnai perlawanan dari PKL yang berada di Pasar Lama. Sejumlah pedagang menolak menyerahkan gerobak dagangannya sehingga terjadi tarik-menarik gerobak dengan Satpol PP. Hasilnya, Satpol PP mengamankan lima unit gerobak dan puluhan meja dagangan.

“Dalam operasi ini, kami mengerahkan 30 anggota Satpol PP yang dibantu 10 anggota polisi dari Polsek Kota Serang dan 10 Anggota TNI dari Koramil Kota Serang,” kata Misri.

Sementara, Kabid Trantibum Satpol PP Kota Serang, Kusna Ramdani didampingi Kabid Penegakan Perda Kota Serang Bagyo, mengatakan Satpol PP sudah memberikan surat edaran kepada PKL jauh-jauh hari sebelum operasi digelar. Namun, para PKL tidak mengindahkannya sehingga Satpol PP mengangkut gerobak dan meja para pedagang yang ditinggalkan.(RC-31)

Komentar