Jalan Tol Makin Tak Aman
SERANG, BP – Pengguna jalan tol Tangerang-Merak kini harus super hati-hati. Sebab aksi perampokan di jalan bebas hambatan itu kini semakin marak, terutama di sekitar Rest Area KM68 dan KM69, Kampung Bogeg, Kelurahan Banjaragung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang. Dalam dua pekan terakhir, di sekitar lokasi itu telah terjadi tiga peristiwa perampokan terhadap pengguna jalan tol.
Kasus perampokan teranyar di sekitar areal Rest Area KM69 dialami Toto Sasetyo Dwi Budi, warga Jalan Serdang Baru Raya, Kel. Serdang, Kemayoran, Jakarta pada Jum’at (25/5) sekitar pukul 10:30. Kasus perampokan tersebut baru dilaporkan korban ke Mapolres Serang, Selasa (29/5) sekitar pukul 10:00 WIB.
Diperoleh keterangan, Korban yang mengendarai Toyota Fortuner B 22 TO disergap dua perampok yang menggunakan kendaraan Avanza silver. Usai buang air kecil, korban dihampiri para pelaku yang menodongkan golok ke arahnya. Tak mampu memberi perlawanan, para pelaku pun langsung merampas mobil dan membawa kabur.
Kepala Urusan Satuan Reserse Kriminal Polres Serang, Iptu Edi Susanto membenarkan adanya laporan kasus perampokan tersebut.
“Kasusnya sedang kita tangani dan masih dalam penyelidikan,” jawab Iptu Edi Susanto saat ditemui di kantornya, Rabu (30/5).
Sebelumnya, pada Selasa (22/5) sekitar pukul 21:00 WIB, sebuah truk Hino gandengan nopol L 9284 UB mengangkut 45 ton gula pasir seharga Rp351 juta rupiah dirampok delapan bandit bersenjata golok saat awak truk akan beristirahat. Korban Lucki Yuliawan (25), dan Soleh (27), awak truk diikat lalu dibuang di daerah Gunung Putri, Bogor.
Seminggu sebelumnya, tepatnya Senin (15/5) dini hari, mobil box milik perusahaan distributor yang mengangkut shampoo dan sabun juga digarong kawanan perampok bersenjatakan golok di KM77, Desa Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang. Pelaku berjumlah lebih dari empat orang ini diketahui mengendarai kendaraan jenis carry.
Modus Gembos Ban
Terpisah, aksi kejahatan dengan modus gembos ban kembali terjadi di Kota Serang. Peristiwa kali ini dialami nasabah Bank BCA bernama Supardiyono (39), warga Komplek Taman Banten Lestari, Kelurahan Unyur, Kota Serang. Dua pelaku berkendaraan jenis Yamaha Zupiter berhasil menggasak uang Rp103 juta dari dalam mobil.
Diperoleh keterangan, aksi kejahatan di Jln Trip Jamaksari, Kota Serang yang dialami nasabah Bank BCA ini terjadi sekitar pukul 13:30. Sebelum kejadian pegawai perusahaan labour supply ini baru saja mengambil uang di Bank BCA Cabang Diponegoro, Kota Serang.
Setiba di lokasi kejadian, korban diberitahu pengendara motor bahwa ban kendaraan Toyota Vios yang dikendarai korban gembos. Korban pun kemudian menepikan kendaraannya untuk melihat ban. Disaat korban sedang memperbaiki, tiba-tiba terdengar suara pintu mobil dibanting seperti ditutup.
Korban melihat seorang pria lari dan kabur bersama satu rekannya, yang sudah menunggu menggunakan Yamaha Zupiter. Sayangnya, korban tidak melihat nopol motor yang digunakan pelaku. Seketika korban teringat akan uang yang ditinggalkannya di dalam mobil. Ketika dilihat uang tabungan Rp103 juta yang baru diambil dari bank tersebut sudah hilang digasak pelaku.
Usai mengganti ban yang gembos, korban berusaha mencari pelaku, namun tak kunjung menemukan pelaku. Setelah itu korban melaporkan kasus pencurian tersebut ke Mapolsek Serang.
Kapolsek Serang, Kompol Asep Mauludin, S.Ik ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus gembos ban itu.
“Pelaku masih kami cari, modusnya memang gembos ban. Di lokasi kejadian, kami berhasil menemukan dua buah paku yang diduga digunakan pelaku,” jawab Kapolsek, Rabu (30/5), seraya menghimbau kepada seluruh nasabah atau warga yang membawa uang banyak agar waspada terhadap kejadian seperti itu.(TBE)




