Dindik Prediksi Angka Kelulusan 99,6 Persen
SERANG, BP – Kepala Dinas Pendidikan Banten, Hudaya Latuconsina mengaku optimis angka kelulusan peserta Ujian Nasional (UN) di Banten lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Sebab sistem kegiatan belajar mengajar dan kurikulum sudah lebih baik.
Menurut Hudaya, peserta UN yang tidak lulus tahun ini diperkirakan hanya mencapai 0,4 persen. Artinya, yang lulus mencapai 99,6 persen. “Angka tidak lulus UN hanya 0,4 persen,” kata Hudaya, Kamis (24/5).
Hudaya menegaskan, pengumuman hasil UN akan dilakukan secara serentak Sabtu (26/5) esok. Kelulusan langsung dikirim ke rumah peserta UN, untuk menghindari gejolak siswa yang tidak lulus UN. “Yang lulus pun tidak melakukan corat-coret seragam sekolah dan konvoi di jalan,” kata dia.
Khusus untuk mengantisipasi aksi corat-coret, Dindik Banten akan melakukan kordinasi dengan Dindik kabupaten/kota agar seragam sekolah dikumpulkan untuk disumbangkan kepada warga yang membutuhkan.
“Kamis (24/5) malam, saya akan kumpulkan Kadis Pendidikan kabupaten/kota untuk berkordinasi. Salah satu bahan pembahasan yaitu mengajak siswa untuk tidak melakukan hal yang mubazir,” katanya.
Masih terkait angka kelulusan, Hudaya mengakui bahwa 108.470 siswa yang ikut UN, hanya 40 persen yang melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi dan bekerja. Lapangan pekerjaan yang tidak sebanding dengan jumlah kelulusan menyebabkan lulusan SLTA akhirnya ganggur.
Pada bagian lain, sejumlah warnet di Kota dan Kabupaten Serang ramai dikunjungi siswa yang ingin melihat hasil UN melalui situs resmi Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas). Namun, mereka kecewa karena situs dimaksud tidak bisa diakses.
Dani Abdullah, seorang pengusaha warnet di Benggala, Kelurahan Cipare, Kecamatan/Kota Serang mengakui bila warnetnya banyak dikunjungi siswa yang ingin melihat pengumuman hasil UN melalui situs kemendiknas.go.id. Para siswa mulai memadati warnet sejak siang kemarin.
“Kabarnya pengumuman hasil UN dirilis jam dua siang ini (kemarin, red). Makanya sebelum jam dua mereka sudah antre agar bisa melihat hasil UN-nya,” kata Dani.
Namun, lanjutnya, para siswa tiba-tiba keluar sambil menggerutu. Ternyata situs Kemendiknas sulit diakses, hingga akhirnya tidak bisa diakses sama sekali.
Sementara, berdasar pantauan BANTEN POS, hingga tadi malam, situs kemendiknas.go.id masih belum bisa diakses. Sejumlah pemilik warnet menyampaikan, kemungkinan situs itu mengalami overload karena banyaknya pengguna yang ingin mengakses situs tersebut.
Pengumuman resmi hasil UN tahun 2012 secara nasional diumumkan pada Kamis (24/5) oleh Mendikbud. Sedangkan pengumuman hasil UN siswa peserta di masing-masing sekolah di seluruh kabupaten/kota di Indonesia akan diumumkan besok.
Sekretaris itu, Dindik Kota Serang, Wasis Dewanto mengaku belum menerima hasil UN dari Dindik Provinsi Banten. Ia mengaku tidak tahu soal pengumuman hasil UN lewat website. “Kami masih menunggu dari Dindik Provinsi,” kata Wasis. Karena belum menerima informasi, Wasis belum mengetahui peresentase kelulusan untuk Kota Serang.(ENK/TBI/APP)




