Kepala Desa Diminta Selalu Waspada
CIBADAK, BP – Seluruh kepala desa (kades) diminta selalu waspada, pasalnya saat ini banyak oknum yang mengaku petugas dari pemerintah pusat. Oknum itu mengaku bisa memberikan proyek langsung ke desa dengan terlebih dahulu meminta imbalan sebesar 2,5 persen sebagai dana pendamping dari nilai proyek yang dijanjikan.
“Saya berharap teman-teman kades waspada dan tidak begitu saja percaya dengan menyetor uang melalui rekening yang diminta oleh penipu yang mengatasnamakan petugas dari pemerintah pusat itu,” ujar Kades Bojong Cae, Kecamatan Cibadak Ideng Sukatma, Minggu (15/4).
Ia juga meminta para kades jangan terpengaruh dengan bujuk rayu pihak yang tak bertanggungjawab dengan mengatasnamakan petugas dari pemerintah pusat itu.
“Saya dengar, memang sudah ada kepala desa yang tertipu. Karena itu saya mengimbau para Kades harus waspada, jika ada yang menawarkan proyek dari pemerintah pusat dan meminta dana pendamping. Jika ada sebaiknya dikonsultasikan dengan Bappeda Lebak,” imbuh Ideng tanpa menyebut nama kades yang sudah tertipu modus seperti itu.
Kata Ideng, para kades memang sangat membutuhkan bantuan dana untuk membangun desanya. Namun demikian kata dia, para kades juga harus waspada jika yang menawarkan kegiatan proyek pembangunan itu tidak dikenalinya.
“Sebab, jika sudah tertipu sangat sulit untuk melacaknya. Tapi kalau kita kenal orangnya, tentunya jika apa yang dijanjikan itu tida menjadi kenyataan, bisa kita laporkan sebagai delik penipuan,” katanya.
Sementara itu Sekretaris Bappeda Lebak, Asep Aeda Rusman mengatakan, jika memang ada kades yang ditawari proyek pembangunan di desanya oleh pihak yang mengatasnamakan orang pemerintah pusat, sebaiknya berkoordinasi dengan Bappeda.
“Insya Allah jika mereka koordinasi dengan kami, mereka tidak akan termakan bujuk rayu penipu yang mengatasnamakan orang pemerintah pusat itu,” katanya.(RIS/K-5)




