Banten Gagal Tambah Medali

KONTINGEN Banten harus puas dengan raihan tiga medali perunggu yang diperoleh pada hari pertama dan kedua pada kejuaraan nasional (kejurnas), Atletik Junior & Remaja di Stadion Madya Senayan, Jakarta. Hingga hari terakhir pertandingan, Sabtu (14/4), kontingen Banten gagal menambah pundi-pundi medali.

Pada hari terakhir, sebenarnya Banten masih memiliki satu atlet yang masih berpeluang meraih medali. Namun, Sefa Nabila yang jadi andalan di nomor tolak peluru, tidak mampu berbicara banyak setelah hanya menempati peringkat kelima.

Dengan demikian, Banten hanya membawa tiga medali perunggu. Masing-masing disumbangkan Sefa Nabila pada nomor lontar martil putri dan Ana Laela pada nomor lari delapan ratus meter putri pada Kamis (12/4). Serta tambahan satu perunggu melalui Syaeful yang turun di nomor loncat tinggi putra pada Jumat (13/4).

Sekretaris Umum Pengprov Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Banten Anda Suanda menyatakan sempat berharap Banten mampu menambah koleksi medali di hari terakhir. Namun, ia mengaku tidak kecewa meski harapannya akhirnya tidak perpenuhi.

Yang penting lanjut Anda, Banten sudah mampu membawa pulang tiga keping perunggu. Hasil tersebut harus diberikan apresiasi setinggi-tingginya. Soalnya, ini menandakan kualitas atlet atletik junior Banten, mulai bersinar bla dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Ketua Umum Pengprov FASI Banten Teten Hertiaman berharap, prestasi ini bisa terus ditingkatkan. Soalnya, ini bisa menjadi bekal yang baik untuk menghadapi PON remaja, 2013 mendatang.

Namun, ia mewanti-wanti para atlet tidak cepat berpuas diri dengan medali perunggu yang mereka peroleh. Torehan medali yang mereka dapatkan, harus jadi cambukan bagi mereka untuk bisa berprestasi lebih baik lagi. “Kini yang harus mereka pikirkan, bagaimana caranya mendulang emas,” kata Teten.(ARF)

Komentar