Dana PUAP Gapoktan Disoal

CIKULUR, BP – Bantuan Program Usaha Agri Bisnis Pedesaan (PUAP) untuk para petani yang tergangung dalam gabungan kelompok tani (Gapoktan) Sejahtera di Desa Parage, Kecamatan Cikulur senilai Rp100 juta dipertanyakan warga setempat.

Menurut sejumlah warga Desa Parage, bantuan yang disalurkan melalui Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak pada tahun 2008 lalu itu mengundang kecurigaan.

Karena pengelola bantuan tidak terbuka dan diduga ada manipulasi data. Sebab hingga saat ini  tidak ada laporan dan proses perputaran dana bergulir tersebut.

Salah satu warga Parage yang juga anggota Gapoktan Sejahtera Ukar mengatakan, dirinya tidak pernah merasakan bantuan PUAP itu, baik bantuan pupuk maupun dana simpan pinjam.

“Saya sebagai petani tidak pernah merasakan bantuan PUAP yang dikelola Gapoktan. Padahal ini saya masuk kelompok tani itu,” katanya.

Kata dia, selain dirinya warga Parage lainnya juga ingin merasakan program tersebut. Karenanya bila tidak ada kejelasan dan keterbukan dari pengurus Gapoktan, lanjutnya, ia bersama warga lainnya akan membongkar ketidakberesan program PUAP yang ada di desanya itu.

“Bila tidak ada kejelasan, kami akan melaporkan hal itu kepada pihak berwajib, agar diproses secara hukum,” tegasnya.

Di tempat terpisah Kepala Desa Parage, Dulhamid mengaku tidak mengetahui adanya PUAP itu, lantaran selama ini Gapoktan tidak berkoordinasi dengan aparat desa.

“Saya tidak tahu, sebab pengurus Gapoktan tidak pernah berkoordinasi, padahal warga banyak yang membutuhkan bantuan itu,” katanya.

Sementara Ketua Gapoktan Sejahtera, Asbawi saat dikonfirmasi Banten Pos mengatakan, dana PUAP yang diterimanya sudah disalurkan kepada anggota Gapoktan, berupa pupuk, pembelian hand tractor serta  pinjaman lunak kepada tujuh anggota kelompok tani.

“Saldo yang ada di Gapoktan nihil, tidak ada sama sekali. Karena macet dari ketua kelompok tani dan anggotanya. Kami juga sudah berusaha untuk menagih, namun sejauh ini belum ada hasilnya. Dari usaha penyewaan traktor-pun kini tidak ada pemasukan,” katanya.(SEP)

Komentar