Kembali Incar Medali

SERANG, BP – Pada pelaksanaan sirkuit nasional (Sirnas) bulutangkis seri IV, yang berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan, 10-16 April mendatang, kontingen bulutangkis Banten, kembali membidik medali. Kali ini, pebulutangkis Banten, diharapkan bisa membawa pulang minimal satu keping emas.

Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (Pengprov PBSI) Banten Agus Yadi Oya mengatakan, pada pelaksanaan sirnas seri III, Banten pulang dengan tangan hampa. Oleh karena itu, Yadi berharap, satu medali emas mampu disegel kontingen Banten, pada sirnas kali ini.

Oleh karena itu, ia mewanti-wanti seluruh pebulutangkis yang tampil, bisa mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya. Jangan sampai, terlena atau memberikan kemenangan bagi lawan.

“Kita kan mampu menyegel satu keping emas di sirnas pertama dan kedua. Jadi, meski di sirnas ketiga kecolongan, kali ini tidak boleh lepas lagi,” papar Yadi kepada Banten Pos, Senin (9/4).

Apalagi, lanjut Yadi, para unggulan Banten yang tidak bisa tampil di sirnas ketiga lalu, seperti Alamsyah Yunus dan Fikri Irsandi, di tunggal dewasa, kini sudah bisa dimainkan maksimal.

Sementara itu, Manajer tim bulutangkis Banten Mochammad Ojat mengungkapkan, di sirnas seri IV kali ini, Banten hanya menerjunkan sembilan pebulutangkis. Di tunggal dewasa putra selain ada Alamsyah dan Fikri, ada Ridho Akbar. Lalu, di ganda dewasa, Ridho akbar kembali turun berdampingan dengan Krisna.

Selain itu, Rio Wilianto/Danu Utomo juga berjibaku di nomor ganda dewasa. Di tunggal putri, diperkuat Rusydina Antardayu, Putri Sekartaji dan Lana.

Ia optimis, Banten mampu mendulang lebih dari satu emas. Pasalnya, banyak pebulutangkis Banten yang masuk peringkat unggulan. Contohnya, di tungggal dewasa putra, Alamsyah Yunus, berada di peringkat unggulan pertama.

Begitu pun dengan Ridho Akbar/krisna, di ganda masuk unggulan kedua. “Mudah-mudahan, apa yang dicanangkan, bisa sesuai dengan harapan kita bersama,” kata Ojat.

Tapi, ia meminta, seluruh pebulutangkis yang masuk unggulan, diminta untuk tidak tinggi hati dan jangan sampai itu dijadikan beban. Fokus pada pertandingan dan bermain lepas itu kunci kesuksesan untuk mendulang banyak medali.(ARF)

Komentar