Program Pemagangan Tekan Penganguran?
CILEGON, BP – Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar yakin bahwa program pemagangan mampu menyiapkan tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan pasar.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga yakin bahwa pemagangan bisa berperan sebagai jembatan antara dunia pendidikan dan kebutuhan perusahaan atau lapangan pekerjaan. Hal itu diungkapkan Muhaimin Iskandar di sela-sela Pencanangan Gerakan Nasional Pemagangan di Hotel Permata Krakatau Cilegon, Rabu (22/2).
“Pemagangan di perusahaan akan membantu pengentasan pengangguran dan peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia,” kata Muhaimin dalam keterangan persnya.
Ia mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik, November 2011, jumlah angkatan kerja di Indonesia pada Agustus mencapai 117,4 juta orang, sementara total jumlah penganggur mencapai 7,7 juta orang, tingkat pengangguran terbuka mencapai 6,56 persen. Kondisi itu, kata Muhaimin, memerlukan perhatian yang serius.
Ia menilai perusahaan memiliki peranan yang sangat strategis dalam menekan angka pengangguran itu, dan sekaligus menjadi jembatan bagi meningkatkan keterampilan tenaga kerja. “Nah program pemagangan adalah salah satu kunci untuk menjawab itu,” ujar Muhaimin masih dalam siaran persnya.
Ia menegaskan, Program Pemagangan tak hanya untuk peningkatan kualitas tenaga kerja, tetapi juga dapat mendorong perusahaan meningkatkan produktivitas usahanya. Pemagangan juga membantu meningkatkan kompetensi dan pengalaman kerja, sehingga tenaga kerja bisa cepat terserap di pasar kerja.
“Kompetensi dan pengalaman kerja merupakan faktor penting untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja dan perusahaan,” katanya seraya menambahkan bahwa pelaksanaan pemagangan merupakan langkah konkret pemerintah melaksanakan konsep link and match, yaitu memastikan dunia pendidikan dan pelatihan selaras dengan kebutuhan dunia kerja.
Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Sofjan Wanandi, dengan tegas mendukung program pemagangan tersebut. Ia bahkan berjanji akan mendorong dan menyosialisasikan program tersebut itu ke seluruh perusahaan khususnya anggota Apindo.
Apindo, kata dia, juga akan menyusun rencana strategis pengembangan kewirausahaan pemuda-pemudi program pengembangan kewirausahaan. Apindo juga akan memfasilitasi akses pekerja yang bersedia membina, melatih, dan bermitra untuk menyelenggarakan program pemagangan perusahaan,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Menakertrans menandatangani MoU dengan Apindo terkait kerjasama pembukaan pemagangan dalam negeri, pelepasan pemagangan ke Jepang. Selain itu, dilakukan pengukuhan Forum Komunikasi Industri, pengukuhan Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan (FKJP) Nasional, Pemberian penghargaan kepada perusaan penyelenggara pemagangan dan peluncuran logo pemagangan.
Pada bagian lain, Wakil Ketua Apindo Kota Cilegon, Eni Nuraeni mendukung Gerakan Nasional Pemagangan yang dicanangkan Menakertrans itu. Meurutnya, gerakan tersebut dapat meningkatkan SDM tenaga kerja. “Saya rasa, gerakan ini harus terus didengungkan,” pungkasnya.(CR-26)




